Selasa, 28 September 2010

Yakin Bisa Membuat Mesin Waktu

Ilmuwan telah berusaha secara kuantum melakukan teleportase, pindah dari satu tempat ke tempat lain. Prinsip yang sama dari efek aneh kuantum ini bisa untuk kembali ke masa lalu. Seth Lloyd dan timnya di MIT mengatakan
dengan menggunakan prinsip yang sama dan efek aneh kuantum lebih lanjut yang dikenal sebagai ‘pascaseleksi’, seharusnya memungkinkan untuk kembali mundur dalam suatu waktu.


Lloyd mengatakan kepada Teknologi Review bahwa “Hal itu mungkin, partikel dan pada prinsipnya orang membuat terowongan dari masa depan ke masa lalu.” Pasca seleksi adalah bagian penting dari ilmu pengetahuan yang lahir dari komputasi kuantum. Dalam komputasi tradisional, pengguna perlu menentukan seperangkat variabel dalam suatu persamaan yang mengarahkan pada jawaban yang benar, komputer harus mencoba setiap kombinasi hingga berhasil.


Dalam komputasi kuantum, karena perilaku aneh partikel sub-atomik paralel, sehingga bisa menyederhanakan prosedur ini. Caranya dengan menjalankan semua kemungkinan variasi secara simultan dan hanya memilih kombinasi yang membuat jawaban jadi benar. Profesor Lloyd dan timnya mengatakan bahwa dengan menggabungkan teleportasi dan pascaseleksi maka akan ada kemungkinan terjadi efek kuantum teleportasi secara terbalik.



Dr Richard Low, ilmuwan komputasi kuantum dari University of Bristol, mengatakan “Anda bisa menganggapnya pasca seleksi mempengaruhi sejarah partikel, mengirimkan kondisinya ke masa lalu.” Tidak seperti teori teleportasi sebelumnya, hal ini tampaknya menghindari “paradoks kakek” dari Back to the Future, sehubungan dengan Marty McFly.  Jika Anda kembali ke masa lalu dan tanpa sengaja akhirnya membunuh kakek dan nenek sendiri, maka Anda menciptakan sebuah paradok.[ito-Billy A Banggawan-modf.]


Kamis, 23 September 2010

Teleportase dalam 10 Tahun Lagi

Sebuah survei terbaru mendapati sepertiga penduduk Inggris percaya mereka akan mampu teleportase dalam kurun 10 tahun mendatang. Berdasarkan survei kepada 1500 penduduk yang dilakukan oleh perusahaan komputer Cisco,
31% dari mereka percaya bahwa teleportase merupakan teknologi yang mungkin hadir di masa depan. Penduduk Inggris tampak optimis jika menyangkut teknologi tidak biasa, namun sejauh ini lebih skeptis jika ditanya soal produk teknologi yang telah ada.


Kebanyakan dari mereka percaya bahwa pertemuan bisnis dengan video conference akan lebih maju meskipun teknologi ini sudah cukup umum dalam beberapa waktu belakangan. Wikipedia menyebut teleportase sebagai transfer materi atau energi dari satu tempat ke tempat lain dengan kecepatan tinggi. Ilmuwan telah berhasil melakukan teleportase dari atom dan photon dengan jarak sekitar 600 meter.


Teleportase ini banyak muncul di film, di mana tokohnya bisa berpindah tempat dengan cara menghilang dan muncul kembali di tempat lain. Seperti dikutip dari Telegraph, Phil Smith, wakil presiden sekaligus CEO Cisco di Inggris dan Irlandia menjelaskan, “Sekitar 25 tahun lalu hadir 1000 ‘host’ internet, namun saat ini telah ada 1,7 miliar pengguna internet di seluruh dunia dan jaringan manusia tersebut telah mengubah cara pandang kita soal kehidupan, bisnis dan pekerjaan. Pengharapan teknologi dari masyarakat Inggris tidak dapat diperkirakan sejak pertengahan 1980-an.”[ito-Ellyzar Zachra PB-modf.]

Selasa, 21 September 2010

Bakteri Super Ditemukan

Jepang melaporkan kasus gen bakteri baru yang dikenal sebagai bakteri super yang tahan terhadap segala jenis obat-obatan. Kasus pertama di Jepang ini ditemukan di tubuh seorang lelaki Jepang setelah dia menjalani perawatan medis
di India. Menurut Menteri Kesehatan Jepang, Kensuke Nakajima, bakteri yang ditemukan di tubuh lelaki berusia 50 tahun itu bernama NDM-1. Para ahli mengatakan bahwa gen bakteri yang biasanya tersebar di India ini berubah menjadi bakteri dan tahan terhadap semua jenis antibiotik. Lelaki yang tidak disebutkan namanya ini sekembalinya dari India untuk mendapatkan perawatan medis. Nakajima menolak untuk mengatakan perawatan apa yang diperolehnya di India demi alasan privasi.


Dia masuk rumah sakit di Tochigi, utara Tokyo, setelah menderita demam tinggi. Rumah Sakit Universitas Dokkyo Medis, menyimpan sampel dari lelaki itu yang mereka duga mengandung bakteri super. Rumah Sakit mengadakan pemeriksaan terhadap sampel yang mereka ambil setelah jurnal medis Inggris, Lancet, melaporkan mengenai penemuan bakteri NDM-1 ini pada bulan Agustus. Rumah sakit tersebut lalu memberitahukan menteri kesehatan mengenai penemuan bakteri super ini. Pihak rumah sakit juga menyampaikan bahwa tidak ada seorangpun pada rumah sakit tersebut yang tertular. Menyusul penemuan pertama di Jepang ini, Kementerian Kesehatan meminta semua petugasnya untuk memeriksa setiap rumah sakit apabila ditemukan kasus serupa.


Walaupun bakteri super ini tersebar di India, namun kasus-kasus serupa juga ditemukan di Australia, Kanada, Amerika Serikat, Belanda, Swedia, dan Inggris. Para ahli mengatakan penyebaran bakteri super ini keseluruh dunia karena banyaknya warga Amerika dan Eropa di India dan Pakistan untuk melakukan wisata medis, diantaranya adalah operasi kecantikan. (VIVAnews-TvOne-modf.)

Kamis, 16 September 2010

Ciptakan Matahari di Bumi

Ilmuwan akan membuat matahari di bumi dengan menggunakan laser terbesar di dunia berukuran tiga kali lapangan sepak bola Amerika. Laser di Lawrence Livermore National Laboratory di California ukurannya kurang lebih sama dengan tiga
lapangan football Amerika, dan mereka yang bertugas di laboratorium tersebut tidak bercanda ketika mereka mengatakan akan menciptakan matahari kecil. Proyek tersebut disebut National Ignition Facility yang akan menemukan sumber rahasia dari produksi energi yakni fusi nuklir, reaksi energi tinggi yang secara teoritis akan menghasilkan energi tidak terbatas bagi manusia.



Laboratorium berharap bisa membelah cahaya menjadi 192 cahaya kecil, lalu menembak mereka dalam target kecil terbungkus emas yang bahkan lebih kecil dari kuku jari. Panas dari laser akan meleburkan isotop menjadi satu dalam sebuah reaksi 100 juta derajat Celcius, lima kali lebih panas dari inti matahari.




Ada potensi bahaya radioaktif ringan, tetapi laboratorium membungkus fasilitas dengan dinding beton dengan ketebalan sekitar 2 meter. Tetapi jika penggabungan isotop berhasil hasilnya sangat luar biasa, matahari kecil tersebut akan mengeluarkan energi yang cukup untuk menyuplai energi ke seluruh bumi.






Maka dari itu, sekitar tenaga 200 triliun per detik bisa dikeluarkan. “Fusi energi merupakan sumber energi paling fundamental di alam,” ujar Manajer Proyek Bruno Van Wonterghem. Jika sukses, laboratorium berharap proyek yang telah berjalan selama 5 tahun akan mengantarkan keluaran energi yang bisa digunakan selama 20 tahun. “Ada sesuatu yang bisa diceritakan kepada anak dan cucu nantinya,” ujar Van Wonterghem. [ito-Syamsudin Prasetyo-modf.]


Rabu, 15 September 2010

Anak Lebih Suka Dunia Virtual

Anak-anak zaman sekarang diperkirakan akan lebih senang menjelajah dunia virtual ketimbang melakukan perjalanan melancong yang sesungguhnya. Pasalnya, mereka cenderung lebih suka bermain game komputer dan
bersosialisasi di situs jejaring sosial untuk mengisi waktu senggang mereka. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, akan semakin banyak orang yang merasa lebih nyaman diam di rumah ketimbang bepergian ke suatu tempat.


Ahli masa depan Dr Ian Yeoman asal Jepang menyebutkan, industri pariwisata di masa yang akan datang perlu usaha ekstra untuk membuat anak-anak beranjak dari komputer mereka. "Dalam sepuluh tahun kedepan, kita akan melihat mereka menghabiskan banyak waktu di rumah dengan berbagai hiburan dan teknologi terbaru ketimbang berkeliling dunia," kata Yeoman seperti dikutip dari, Telegraph.


Dalam laporan ini juga diketahui bahwa menghabiskan waktu senggang dengan beraktivitas di luar ruangan menurun drastis selama masa resesi ekonomi. Namun patut dicatat, penjualan perangkat elektronik rumah terus tumbuh dan sejak tahun 2000, waktu senggang yang dihabiskan dengan aktivitas di dalam rumah meningkat 2,5 kali.  Tak hanya itu, sejak 2007 semakin banyak orang yang merasa asyik diam di rumah karena terhibur oleh aktivitas bersosialisasi melalui internet dan bermain game. "Di masa yang akan datang, teknologi in-home entertainment akan menjadi lebih menarik dan membuat orang betah berlama-lama menyaksikannya," tutup Yeoman. (rah-Rachmatunnisa-modf.)

Senin, 13 September 2010

Ditemukan Cara Membaca Pikiran Anda

Perkembangan scan otak maju pesat dan mungkin bisa membaca apa yang Anda pikirkan. Dengan pencitraan fungsi magnetis peneliti mampu memahami yang dipikirkan seseorang. Ilmuwan telah menemukan cara
untuk menginterpretasikan informasi di batang otak. “Kami mencoba untuk mencari tahu apakah ada pesan tersembunyi saat otak bekerja,” ujar Emily Falk dari University of California seperti dikutip dari Daily Mail. Dengan pencitraan resonansi fungsi magnetis atau FMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging), Falk dan koleganya mampu memahami niat sesorang untuk memprediksi perilaku nyata.


Tim Falk mengumpulkan 20 perempuan dan pria muda untuk penelitian ini. Dengan menggunakan scanner fMRI, mereka membaca dan mendengarkan pesan menyangkut penggunaan secara aman tabir surya dicampur dengan pesan lain, sehingga mereka tidak dapat mengira maksud dari penelitian itu. Saat membaca pesan, koresponden diminta menjawab beberapa pertanyaan. “Satu minggu selanjutnya kami dikejutkan penemuan bahwa mereka ternyata menggunakan tabir surya,” ujar Falk.  “Aktivitas di satu bagian otak, terutama di bagian tertentu korteks prefontal medial memberikan informasi terbaik,”.


"Dari wilayah otak ini, kita bisa memprediksi sekitar tiga-perempat dari orang-orang tersebut apakah mereka akan meningkatkan penggunaan tabir surya," kata Matthew Lieberman, profesor psikologi yang memimpin studi tersebut. "Wilayah ini terkait dengan kesadaran diri, dan tampaknya menjadi penting untuk berpikir tentang diri Anda dan berpikir tentang preferensi dan nilai-nilai Anda," ujarnya lagi. Temuan itu dilaporkan di Journal of Neuroscience.[ito-Ellyzar Zachra PB-modf.]

Jumat, 10 September 2010

Otak Manusia Semakin Menciut

Ilmuwan yang menyusun ulang tengkorak yang ditemukan di Prancis berusia 28.000 tahun, mendapatkan hasil yang mengejutkan, otak kita semakin menyusut. Tim Prancis yang mengklaim sukses menghasilkan salah satu replika terbaik
dari tempurung kepala manusia modern awal mendapati ukuran otaknya 20 persen lebih besar daripada otak kita. Namun mereka tidak menyarankan nenek moyang kita lebih cerdas, karena berbagai studi menemukan hanya ada sedikit hubungan antara ukuran otak dan IQ.




Sebaliknya, tengkorak yang disebut Cro Magnon 1 di gua Dordogne di mana ditemukan, menunjukkan otak kita menjadi lebih efisien seperti komputer yang menyusut. Tapi yang masih membuat bingung ilmuwan adalah mengapa kepala kita menciut? Cro Magnon 1 telah disimpan di Museum Nasional Sejarah Alam di Paris sejak ditemukan bersama lima kerangka kuno pada 1868. Antoine Balzeau, dari Museum of Natural History Prancis mengubah tengkorak itu menjadi gambar 3D yang pada gilirannya dibuat menjadi cetakan oleh seorang spesialis software prototipe.



"Itu salah satu yang paling indah yang pernah dibuat," kata Balzeau kepada The Times. Dia mengatakan bahwa penilaian awal Cro Magnon 1 mengukuhkan keyakinan bahwa otak tumbuh lebih kecil selama puluhan ribu tahun, membalikkan kecenderungan sebelumnya otak makin besar.[ito-modf.]