Tampilkan postingan dengan label Special. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Special. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Maret 2012

Partikel Tuhan Ditemukan "Higgs Boson"

Salah satu senior fisikawan CERN mengumumkan, bukti pasti keberadaan ‘Partikel Tuhan’ atau yang biasa disebut dengan Higgs Boson. Ingin tahu? Meski sinyal yang diperoleh tak mendekati standar ketat
para ilmuwan untuk ‘penemuan ilmiah penuh,’ hal ini dirasa cukup bagi ilmuwan di Large Hadron Collider (LHC) CERN untuk meramalkan penemuan ini di 2012.



Sebanyak dua tim terpisah telah melakukan pengujuan independen secara rahasia untuk meningkatkan kebenaran hasil ini di bawah satu pemimpin tim, Fabiola Gianotti. Gianotti mengklaim menemukan tanda Higgs Boson. Menurut fisikawan partikel Stefan Soldner-Rembold dari University of Manchester,



ATLAS dan CMS (dua detektor pemburu Higgs Boson) menunjukkan terobosan penting dalam pencarian partikel ini. Namun, ini belum cukup untuk dinyatakan sebagai penemuan yang sebenarnya”. Meski begitu, Soldner-Rembold mengaku temuan ini luar biasa. Mari kita tunggu kabar selanjutnya. [mor-inilah-modf.]

Sabtu, 11 Februari 2012

Hacker Berhasil Serang Situs CIA

Kelompok hacktivist Anonymous kembali beraksi, kali ini yang mereka serang adalah situs milik CIA! "CIA TANGO DOWN: cia.gov," tulis tweet yang ditulis Anonymous. penyerangan terhadap situs CIA
tersebut merupakan aksi terbaru dari Anonymous. Sampai berita ini ditulis, situs CIA yang beralamatkan di www.cia.gov belum bisa diakses. [mor-inilah-modf]




Jumat, 20 Januari 2012

World War Web

Anda semua wajib membaca, kita orang indonesia akan merasakan juga dampaknya. SOPA dan PIPA sudah menutup megaupload.com, SOPA dan PIPA akan menutup semua website yg melanggar ketentuan mereka, bahkan sebelum mereka
disahkan dan masih tetap diprotes sampai saat. kita bisa saja ditutup karena kita memuat banyak sekali posting-posting yg mempunyai hak cipta, kita yg gila apa mereka? ini internet coy dan mereka melakukan sama seperti yg indonesia lakukan tapi mereka tidak memblokir melainkan menutup dasar gak ada kerjaan. situs-situs yg kelak akan ditutup jika kita membiarkannya.

  • mediafire
  • youtube
  • xvideos
  • facebook
  • twitter
  • blogger
  • semua situs yg tidak memiliki hak cipta (copyright) dan mempunyai konten hak cipta milik orang lain.

sekali lagi kita harus turut prihatin, sungguh menyedihkan. Server yang berada di Indonesia pun bisa terkena pengaruh jika memuat konten dari Amerika Serikat yang berpotensi melanggar hak cipta. Sejumlah situs di Amerika Serikat, Rabu 18 Januari 2012, memutuskan untuk melakukan blackout, bahkan ada yang mematikan sementara layanan mereka. Hal ini dilakukan sebagai aksi protes terhadap rancangan undang-undang anti-pembajakan (RUU anti-pembajakan) di AS. RUU yang dimaksud ada dua, yaitu Stop Online Piracy Act (SOPA atau RUU Anti Pembajakan Online) dan Protect Intellectual Property Act (PIPA atau RUU Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual). Keduanya masih dalam proses legislasi. Berikut adalah situs dari perusahaan internet dan organisasi yang memblokir sementara layanan mereka di AS. Tampilan awal situs mereka adalah gambar atau teks yang isinya memprotes RUU SOPA dan PIPA di AS. Tak ada kejelasan, kapan aksi protes ini akan berakhir.






Saat ini, Megaupload yang mempunyai alamat http://www.megaupload.com sudah tidak bisa diakses lagi. Begitu pula, link download file yang ditempatkan di Megaupload tak dapat diakses. Namun, kelompok Anonymous, melalui akun Twitter-nya, menyebutkan Megaupload sudah online kembali. Namun, kali ini tidak menggunakan alamat http://www.megaupload.com, tetapi dengan "tembak langsung" ke nomor IP, http://109.236.83.66./


Pada halaman tersebut, terdapat tulisan:
WE DON'T HAVE ANY DOMAIN NAME FOR NOW, ONLY THIS IP ADDRESS (http://109.236.83.66) BEWARE TO THE PISHING SITES!
This is the NEW MEGAUPLOAD SITE! we are working to be back full again

Berdasarkan informasi tersebut, sepertinya Megaupload sedang berusaha agar bisa online kembali. Kita tunggu saja.

-------------0000-------------

Jika kamu sealiran dan setuju untuk memerangi SOPA dan PIPA, ada beberapa cara untuk vote atau bisa dikatakan demo di internet untuk menolak SOPA dan PIPA.


1. Masuk di https://www.google.com/landing/takeaction Kemudian kamu isi First Name, Last Name, Email dan Zip Code di sidebar Sebelah kanan.

2. Masuk ke situs http://americancensorship.org/ dan langsung vote untuk memilih bahwa kamu setuju dengan Stop SOPA And PIPA.


Kamis, 29 Desember 2011

Rahasia Terlihat Cantik & Tampan Saat Difoto

Banyak orang memiliki masalah sama, pada beberapa titik saat difoto, orang bisa terlihat cantik atau tampan namun juga bisa jelek. Kini, misteri itu terpecahkan. Fotografer Stephen Eastwood berhasil memecahkannya. Ia menunjukkan
perbedaan antara foto bagus dan foto yang secara instan langsung dihapus. Untuk membuktikannya, ia mengambil serangkaian foto menggunakan ekspresi wajah model yang sama dengan pencahayaan yang sama namun lensa yang berbeda-beda.


Perbedaan muncul pada tingkap saat lensa mendistorsi gambar alami dan membengkokkan cahaya sehingga gambar 3D disajikan menjadi foto 2D. Ini bergantung pada panjang focal lensa, gambar akan mengalami deformasi dan mempengaruhi hasil foto. Makin pendek panjang focal, medan pandang makin luas dan inilah mengapa lensa ‘fisheye’ mendistorsi obyek secara dramatis. Menariknya, distorsi yang dihasilkan inilah yang membuat wajah menjadi lebih cantik atau tampan sementara lainnya menjadi buruk. Di sisi lain, otak menerima gambar ini sebagai gambar yang sebenarnya dan manusia membayangkan foto itu tampak bagus atau tidak. [vin-inilah-modf.]

Jumat, 07 Oktober 2011

Jubah Hilang Kini Telah Selesai + Video

Jubah hilang yang telah lama dikembangkan dan ditunggu-tunggu banyak orang kini telah selesai. Berkat jubah ini, benda akan menghilang dari pandangan kita. Seperti apa? Perangkat jubah dari bermacam jenis telah
‘didemonstrasikan’ di segala benda, mulai dari jubah musim dingin hingga tank namun hasil saat itu tak memuaskan. Kini sebuah video menampilkan jubah hilang itu berhasil memukau banyak orang.‘Perangkat jubah’ yang ada memanfaatkan fenomena ‘pembelokan cahaya’ atau lebih dikenal dengan fatamorgana.



Namun jubah baru ini memanfaatkan filament karbon yang dipanaskan dan efek yang timbul dikenal sebagai ‘defleksi fotothermal’. Efek tersebut bekerja dengan ‘membelokkan’ cahaya menjauhi permukaan mata. Hal ini serupa saat udara panas di atas permukaan ‘memantulkan’ gambar berair di langit.



Menurut peneliti dalam jurnal Nanotechnology, Nanotube karbon bisa dipanaskan dengan sangat cepat dan menciptakan ‘gradien panas’ tajam serupa lapiran udara panas di tanah. “Kemampuan transfer panas yang sangat tinggi dari lembaran Nanotube karbon ini memungkinkan terjadinya modulasi frekuensi tinggi lembar suhu melebihi batas.


Nanotube
Alhasil, Nanotube ini bisa digunakan membuat jubah hilang yang bisa dinyalakan tiap saat,” ungkap peneliti di University of Dallas seperti dilaporkan DailyMail. Nanotube karbon merupakan karbon buatan tangan yang berbentuk ‘seperti rambut’.[mor-inilah-modf.]

Jumat, 09 September 2011

Bukti dari Pendaratan Manusia di Bulan

Pernahkah manusia mendarat di Bulan? Itu pertanyaan yang bertahun-tahun lamanya muncul dan diperdebatkan oleh mereka yang mempercayai teori konspirasi. Tapi apakah foto-foto terbaru dari  Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) masih
akan memberi ide baru bagi para penganut teori konspirasi dan mereka yang suka sekali dengan hoax tentang pendaratan di Bulan? Pendaratan di Bulan tidak hanya terjadi sekali saja. Setidaknya ada 5 kali pendaratan di Bulan setelah Apollo 11. Misi pendaratan terakhir adalah Apollo 17 sementara misi Apollo 13 gagal dan perencanaan misi Apollo 18,19 dan 20 dibatalkan.



Apollo 11

Wahana pengorbit bulan Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) yang diluncurkan pada tahun 2009, bertugas untuk melakukan pemetaan di Bulan. LRO dalam misinya ini memotret tiga lokasi yang berasal dari pendaratan Apollo 12, 14 dan 17 dari angkasa. Citra yang diambil sangat tajam dan menujukkan jalur perjalanan astronot saat menjelajah permukaan Bulan.

Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO)

Di lokasi pendaratan Apollo 17, jejak yang ditinggalkan rover bulan terlihat sangat jelas. Tampak juga jejak kaki terakhir yang ditinggalkan dari astronot Eugene Cernan dan Harrison Schmitt.  Tak hanya itu, citra yang diambil LRO juga menunjukkan lokasi tempat diletakannya beberapa instrumen ilmiah oleh para astronot yang kemudian menjadi mata bagi manusia untuk melihat dan mengenali interior dan lingkungan Bulan.

Citra dari lokasi pendaratan Apollo 17 di Bulan yang diambil LRO. Kredit : NASA's Goddard Space Flight Center/ASU)

Dari citra yang dihasilkan LRO, para peneliti masa kini bisa menelusuri kembali jejak para astronot dengan sangat jelas untuk mengetahui dimana mereka mengambil contoh-contoh dari Bulan.  Dari tiga citra berbeda yang diambil LRO, tampak jejak di tanah tipis saat astronot keluar dari modul pendaratan  dan mulai menjelajah dengan berjalan kali. Pada citra Apollo 17, jejak perjalanan para astronot termasuk di dalamnya jalur terakhir yang dibuat oleh manusia di Bulan bisa dengan mudah dibedakan dari jejak ganda yang ditinggalkan oleh rover Bulan, yang diparkir di area timur pendaratan. Citra yang dihasilkan LRO, diambil dengan Narrow Angle Camera yang memiliki ketajaman luar biasa untuk memotret permukaan Bulan dari ketinggian rendah.

Neil Armstrong, commander (di sebelah kiri), Michael Collins, command module pilot (tengah), dan Edwin "Buzz"  Aldrin, lunar module pilot (kanan).

Pada setiap lokasi, ada jejak menuju ke arah barat pendaratan. Di tempat tersebut, astronot menempatkan Apollo Lunar Surface Experiments Package (ALSEP) yang digunakan untuk memantau interior dan lingkungan Bulan.  Peralatan yang satu ini merupakan bagian penting dalam semua misi Apollo karena ia memberikan pandangan awal dari struktur internal Bulan, mengukur tekanan permukaan Bulan dan komposisi atmosfernya. Untuk kasus Apollo 11, saat itu ia membawa versi lebih sederhana dari paket sains untuk dibawa ke Bulan. Hal ini mengingat Apollo 11 merupakan awal dari pendaratan di Bulan.

Citra dari lokasi pendaratan Apollo 12 di Bulan. Kredit : NASA's Goddard Space Flight Center/ASU)

Salah satu detil yang ada pada citra adalah bentuk L dalam foto Apollo 12. Bentuk L tersebut menandai lokasi kabel dari stasiun utama ALSEP ke 2 instrumennya. Meskipun kabel sangat kecil untuk bisa dilihat langsung namun mereka bisa tampak karena dapat memantulkan cahaya dengan sangat baik.

Lokasi pendaratan Apollo 14 di Bulan. Tampak lokasi turunnya modul Antares dan jejak perjalanan astronot. Kredit : NASA's Goddard Space Flight Center/ASU

Untuk foto yang diambil dari lokasi pendaratan Apollo 14, tampak juga jejak yang ditinggalkan oleh Alan Shepard dan Edgar Mitchell saat berjalan di Bulan. Misi ini juga dikenal karena Alan Shepard saat berjalan di bulan yang ke-2 ia “bermain” golf aka memukul 2 buah bola golf. Selain itu tahap ketika modul Antares turun di Bulan juga tampak dalam foto yang diambil LRO.

Manuver LRO
Bagaimana LRO bisa mengambil foto sedemikian jelas?  Resolusi tinggi yang dihasilkan juga diperkirakan karena penyesuaian yang dibuat pada orbit LRO yang dibuat sedikit oval atau elips tanpa merubah tinggi rata-rata. Akibatnya, bagian terendah orbit berada pada sisi yang diterangi Matahari. Pada posisi ini LRO bisa mengambil foto dengan sangat jelas.


Manuver itu membawa LRO turun dari ketinggian standarnya yakni 50 km ke ketinggian 21 km saat ia melintasi permukaan Bulan.  Wahana LRO berada pada orbit ini selama 28 hari sehingga akan cukup untuk menyelesaikan 1 rotasi dan mengambil keseluruhan permukaan Bulan dengan kamera sudut lebar. Siklus tersebut sudah berakhir dan kini LRO kembali ke ketinggian 50 km lagi.

Apa Dampaknya?
Dari kacamata sains, citra yang didapat sangat pernting karena foto-foto ini memberi informasi ciri fotometri Bulan. Salah satunya mengapa tampak gelap? Inilah yang menjadi pertanyaan untuk dijawab.  Alasan lebih praktis, foto-foto ini sekaligus menunjukkan dengan tepat area dimana contoh dari Bulan diambil.


Neil Armstrong
Buzz Aldrin

Citra yang lebih tajam juga memberi petunjuk bagi para astronom untuk mengidentifikasi perkakas yang ditinggalkan disana sebelum mereka meninggalkan Bulan.


Dan bagi mereka yang tertarik dengan bendera yang dikibarkan oleh misi Apollo, akan sulit untuk bisa melihat bendera itu “masih ada disana” setelah lewat beberapa dekade. Lokasi tempat bendera itu ditancapkan jelas masih ada. Namun suhu ekstrim panas dingin dan juga lingkungan yang dihujani sinar ultraungu mungkin tidak akan meninggalkan apapun dari bendera yang terbuat dari nilon tersebut. Kalau pun maish ada mungkin bentuknya sudah compang camping. [NASA-langitselatan.com-modf.]



Selasa, 19 April 2011

Ciptakan Tangan Terminator

Jika Anda penggemar berat film Terminator tentu masih ingat kekuatan robot yang menjadi tokoh populer. Kini ilmuwan berhasil menciptakan tangan terkuat yang mirip robot itu. Ilmuwan di Institut Robot dan Mekatronika di German
Aerospace Center menciptakan tangan robot yang mampu menahan pukulan sangat keras. Pencipta tangan buatan ini membuat objek yang memiliki daya tahan ekstrem. Ini diharapkan mampu meningkatkan kekokohan robot masa depan.



Bagian yang paling menakutkan mungkin kemiripan tangan ini dengan model robot T-800 yang terkenal karena film Terminator. Dilengkapi materi karet dan plastik sebagai pelapis, seluruh tangan ini tampak lebih ‘manusiawi’. Tangan robot itu memiliki bentuk dan ukuran tangan manusia dengan lima jari yang diartikulasikan. Tangan itu didukung dengan 38 jaringan tendon yang di setiap jaringan terhubung di sistem motorik individu pada lengan bawah.


Kemampuan utama tangan robot ini adalah mampu mengontrol kekakuan sistem robot. Unsur motorik tangan ini dapat menyerap ketegangan tendon sehingga memungkinkan tangan menyerap guncangan yang keras. Satu tangan robot memerlukan biaya pengembangan sekitar US$135 ribu (Rp 1,2 miliar). [mor-inilah-modf.]

Jumat, 25 Maret 2011

Manfaat Program Earth Hour

Kampanye Earth Hour yang digelar Sabtu, 26 Maret 2011 pukul 20.30-21.30 WIB, diperkirakan mampu menghemat daya listrik hingga 661,5 megawatt (MW) dari rata-rata beban puncak listrik Jawa-Bali sebesar 18.200 MW.
Syaratnya, konsumen listrik PT PLN melakukan pengurangan konsumsi listrik minimal 100 watt selama satu jam pelaksanaan Earth Hour tersebut. Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, Earth Hour merupakan kampanye global yang melibatkan seluruh penduduk dunia. Mulai individu hingga instansi, untuk bermasa-sama mendukung gerakan penurunan emisi gas karbondioksida (CO2) yang merusak bumi.



“Jumlah pengematan listrik sebesar 661,54 MW tersebut bisa tercapai jika 10% saja penduduk Jabar yang terlayani listrik turut berpartisipasi mematikan listrik atau peralatan listrik selama satu jam pada momen Earth Hour,” kata Setiawan dalam sosialisasi Earth Hour di Kantor BPLHD Jabar, Jalan Naripan Kota Bandung. Pengurangan konsumsi listrik sebesar 661,5 MW itu setara dengan mengurangi emisi CO2 sebesar 589 ton atau menghemat biaya Rp 476 juta dan menyediakan oksigen bagi 1.178 orang.


Setiawan mengatakan, program Earth Hour diikuti serentak di seluruh dunia sebagai salah satu cara mengantisipasi perubahan iklim global. “Di Pemprov Jabar, kami akan melakukan kegiatan simbolik pelaksanaan Earth Hour di beberapa lokasi, seperti Gedung Sate, Balai Kota Bandung, Kampus ITB dan Unpad,” tegasnya.[den-inilah-modf.]

Rabu, 23 Maret 2011

Bill Gates Kalahkan Kepopuleran Einstein

Dalam daftar 'orang pengubah dunia,’ Bill Gates menempati posisi teratas. Survei terbaru Electronic Arts itu menempatkan Mark Zuckerberg di posisi kedua. Survei terbaru di Inggris pada mereka yang berusia di bawah 25 tahun itu menempatkan
pendiri Microsoft Bill Gates pada posisi puncak. Mark Zuckerberg di posisi kedua, Martin Luther King Jr. posisi ketiga, Albert Enstein di posisi 10. Mengejutkan, David Cameron di posisi empat, diikuti Isaac Newton dan Charles Darwin. Sementara seperti dikutip Our Daily, Bos Apple Steve Jobs tak masuk daftar itu.

Bill Gates
Mark Zuckerberg

Poling itu dilakukan dalam rangka merayakan game Dragon Age 2 buatan Electronic Arts yang akan diluncurkan. Electronic Arts melakukan survei bersama agen penelitian online, FlyResearch, pada lebih dari seribu penduduk Inggris berusia di bawah 25 tahun. "Hasil poling survei sangat mengejutkan dan memberitahu betapa berpengaruhnya orang-orang itu dan penemuannya bagi kehidupan," papar Sophie Orlando dari Electronic Arts.

Martin Luther King Jr.
David Cameron
Isaac Newton
Thomas Edison
Barack Obama
Charles Darwin
Alexander Graham Bell
Albert Einstein

Dragon Age 2 dipasarkan untuk Xbox 360, PS3 dan PC. Berikut daftar ‘pengubah dunia’ itu versi Electronic Arts. Bill Gates, Mark Zuckerberg, Martin Luther King Jr., David Cameron, Isaac Newton, Thomas Edison, Barack Obama, Charles Darwin, Alexander Graham Bell, dan Albert Einstein. [mor-inilah-modf.]