Microsoft telah mengeluarkan peringatan sebelumnya bahwa mereka akan berhenti memberikan dukungan untuk sistem operasi Windows 2000 dan Windows XP Service Pack 2, pada 13 Juli 2010.
Setelah tanggal ini, dukungan publik untuk produk ini berakhir, dan Microsoft tidak akan lagi memberikan layanan bantuan atau update keamanan. Pada waktu yang sama, Windows 2000 Server juga akan menghentikan layanan Extended Support, dan Windows Server 2003 dan Windows Server 2003 R2 akan pindah dari layanan Mainstream Support ke Extended Support, yang akan berakhir pada tanggal 14 Juli 2015. Untuk sebagian besar perangkat lunaknya, Microsoft menyediakan Mainstream Support, diikuti oleh Extended Support, dan diakhiri dengan Self-Help Online Support. Untuk Windows 2000, ini berarti bahwa Service Pack 4 merupakan dukungan update terakhir. Pengguna Windows 2000 disarankan untuk pindah ke Windows XP, Windows Vista, atau Windows 7. Dukungan Windows 2000 SP3 sudah berakhir pada tanggal 30 Juni 2005, dukungan SP2 sudah pensiun pada 16 Mei 2001, dan dukungan SP1 sudah pensiun pada 31 Juli 2000. Untuk sistem operasi Windows XP SP2, pengguna disarankan untuk beralih ke Windows 7, Windows Vista, atau Windows XP Service Pack 3, dimana dukungannya akan berakhir 2 tahun setelah paket layanan berikutnya atau pada akhir masa dukungan produk manapun yang hadir lebih dulu. Microsoft mengakhiri layanan Mainstream Support untuk sistem operasi Windows XP pada 14 April 2009, tetapi Extended Support tidak akan pensiun hingga 8 April 2014. Tanggal-tanggal tersebut mempengaruhi semua versi XP: Home Edition, Media Center Edition 2002, Media Center Edition 2004, Media Center Edition 2005, Professional, Professional x64 Edition, Tablet PC Edition, dan Tablet PC Edition 2005. Sedangkan dukungan untuk SP1 sudah pensiun pada 10 Oktober 2006.
Selasa, 19 Januari 2010
Senin, 18 Januari 2010
Televisi Digital
Televisi digital atau DTV adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer. Secara teknis, pita spektrum frekuensi radio yang digunakan untuk televisi analog dapat digunakan untuk penyiaran televisi digital. Perbandingan lebar pita frekuensi yang digunakan teknologi analog dengan teknologi digital adalah 1 : 6. Jadi, bila teknologi analog memerlukan lebar pita 8 MHz untuk satu kanal transmisi, teknologi digital dengan lebar pita yang sama (menggunakan teknik multipleks) dapat memancarkan sebanyak 6 hingga 8 kanal transmisi sekaligus untuk program yang berbeda. TV digital ditunjang oleh teknologi penerima yang mampu beradaptasi sesuai dengan lingkungannya. Sinyal digital dapat ditangkap oleh sejumlah pemancar yang membentuk jaringan berfrekuensi sama sehingga daerah cakupan TV digital dapat diperluas. TV digital memiliki peralatan suara dan gambar berformat digital seperti yang digunakan kamera video. Terdapat tiga standar sistem pemancar televisi digital di dunia, yaitu televisi digital (DTV) di Amerika, penyiaran video digital terestrial (DVB-T) di Eropa, dan layanan penyiaran digital terestrial terintegrasi (ISDB-T) di Jepang. Semua standar sistem pemancar sistem digital berbasiskan sistem pengkodean OFDM dengan kode suara MPEG-2 untuk ISDB-T dan DTV serta MPEG-1 untuk DVB-T. Dibandingkan dengan DTV dan DVB-T, ISDB-T sangat fleksibel dan memiliki kelebihan terutama pada penerima dengan sistem seluler. ISDB-T terdiri dari ISDB-S untuk transmisi melalui kabel dan ISDB-S untuk tranmisi melalui satelit. ISDB-T dapat diaplikasikan pada sistem dengan lebar pita 6,7MHz dan 8MHz. Fleksibilitas ISDB-T bisa dilihat dari mode yang dipakainya, dimana mode pertama digunakan untuk aplikasi seluler televisi berdefinisi standar (SDTV), mode kedua sebagai aplikasi penerima seluler dan SDTV atau televisi berdefinisi tinggi (HDTV) beraplikasi tetap, serta mode ketiga yang khusus untuk HDTV atau SDTV bersistem penerima tetap. Semua data modulasi sistem pemancar ISDB-T dapat diatur untuk QPSK dan 16QAM atau 64QAM. Perubahan mode ini bisa diatur melalui apa yang disebut kontrol konfigurasi transmisi dan multipleks (TMCC). Frekuensi sistem penyiaran televisi digital dapat diterima menggunakan antena yang disebut televisi terestrial digital (DTT), kabel (TV kabel digital), dan piringan satelit. Alat serupa telepon seluler digunakan terutama untuk menerima frekuensi televisi digital berformat DMB dan DVB-H. Siaran televisi digital juga dapat diterima menggunakan internet berkecepatan tinggi yang dikenal sebagai televisi protokol internet (IPTV). Transisi dari pesawat televisi analog menjadi pesawat televisi digital membutuhkan penggantian perangkat pemancar televisi dan penerima siaran televisi. Agar dapat menerima penyiaran digital, diperlukan pesawat TV digital. Namun, jika ingin tetap menggunakan pesawat televisi analog, penyiaran digital dapat ditangkap dengan alat tambahan yang disebut kotak konverter (Set Top Box). Ketika menggunakan pesawat televisi analog, sinyal penyiaran digital akan dirubah oleh kotak konverter menjadi sinyal analog. Dengan demikian pengguna pesawat televisi analog tetap dapat menikmati siaran televisi digital. Pengguna televisi analog tetap dapat menggunakan siaran analog dan secara perlahan-lahan beralih ke teknologi siaran digital tanpa terputus layanan siaran yang digunakan selama ini. Proses transisi yang berjalan secara perlahan dapat meminimalkan risiko kerugian terutama yang dihadapi oleh operator televisi dan masyarakat. Resiko tersebut antara lain berupa informasi mengenai program siaran dan perangkat tambahan yang harus dipasang tersebut. Sebelum masyarakat mampu mengganti televisi analognya menjadi televisi digital, masyarakat menerima siaran analog dari pemancar televisi yang menyiarkan siaran televisi digital.Bagi operator televisi, risiko kerugian berasal dari biaya membangun infrastruktur televisi digital terestrial yang relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan membangun infrastruktur televisi analog. Operator televisi dapat memanfaatkan infrastruktur penyiaran yang telah dibangunnya selama ini seperti studio, bangunan, sumber daya manusia, dan lain sebagainya apabila operator televisi dapat menerapkan pola kerja dengan calon penyelenggara TV digital. Penerapan pola kerja dengan calon penyelenggara digital pada akhirnya menyebabkan operator televisi tidak dihadapkan pada risiko yang berlebihan. Di kemudian hari, penyelenggara penyiaran televisi digital dapat dibedakan ke dalam dua posisi yaitu menjadi penyedia jaringan, serta penyedia isi.Perpindahan dari sinyal analog ke sinyal digital sudah dilakukan di sejumlah negara maju beberapa tahun yang lalu. Di Jerman, proyek penggunaan sinyal digital dimulai sejak tahun 2003 di Berlin dan tahun 2005 di Muenchen. Sementara Perancis dan Inggris telah menghentikan secara total siaran televisi analog mereka. Di Amerika Serikat, melalui Undang-Undang Pengurangan Defisit tahun 2005 yang telah disetujui oleh Kongres, setiap stasiun televisi lokal yang berdaya penuh diminta untuk mematikan saluran analog mereka pada tanggal 17 Februari 2009 dan meneruskan siaran dalam bentuk digital secara eksklusif. Sementara Jepang akan memulai siaran televisi digital secara massal pada tahun 2011. Industri televisi Indonesia sudah dimulai sejak tahun 1962 dimulai dengan pengiriman teleks dari Presiden Soekarno yang berada di Wina kepada Menteri Penerangan Maladi pada 23 Oktober 1961. Presiden Soekarno memerintah Maladi untuk segera mempersiapkan proyek televisi. TVRI adalah stasiun televisi pertama yang berdiri di Indonesia. TVRI melakukan siaran percobaan pada 17 Agustus 1962 dengan pemancar cadangan berkekuatan 100 watt. TVRI mengudara untuk pertama kali tanggal 24 Agustus 1962 dalam acara siaran langsung upacara pembukaan Asian Games IV dari Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sejak saat itu dirintis pembangunan stasiun televisi daerah pada akhir tahun 1964. Kemudian dibentuk stasiun-stasiun produksi keliling (SPK) tahun 1977 sebagai bagian produksi dan merekam paket acara untuk dikirim dan disiarkan melalui stasiun pusat TVRI Jakarta di beberapa ibu kota provinsi. Konsep SPK diadopsi oleh beberapa stasiun televisi swasta berjaringan tahun 1990-an. Televisi swasta menggunakan kanal frekuensi ultra tinggi (UHF) dengan lebar pita untuk satu program siaran sebesar 8 MHz. Migrasi dari sistem penyiaran analog ke digital menjadi tuntutan teknologi secara internasional. Aplikasi teknologi digital pada sistem penyiaran televisi mulai dikembangkan di pertengahan tahun 1990-an. Uji coba penyiaran televisi digital dilakukan pada tahun 2000 dengan pengoperasian sistem digital dilakukan bersamaan dengan siaran analog sebagai masa transisi. Tahun 2006, beberapa pelaku bisnis pertelevisian Indonesia melakukan uji coba siaran televisi digital. PT Super Save Elektronik melakukan uji coba siaran digital bulan April-Mei 2006 di saluran 27 UHF dengan format DMB-T (Cina) sementara TVRI/RCTI melakukan uji coba siaran digital bulan Juli-Oktober 2006 di saluran 34 UHF dengan format DVB-T. Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor:07/P/M.KOMINFO/3/2007 tanggal 21 Maret 2007 tentang Standar Penyiaran Digital Terestrial untuk Televisi Tidak Bergerak di Indonesia menetapkan DVB-T ditetapkan sebagai standar penyiaran televisi digital teresterial tidak bergerak. Stasiun-stasiun televisi swasta memanfaatkan teknologi digital pada sistem penyiaran terutama pada sistem perangkat studio untuk memproduksi, mengedit, merekam, dan menyimpan program. Sementara itu penyelenggara televisi digital memanfaatkan spektrum dalam jumlah besar, dimana menggunakan lebih dari satu kanal transmisi. Penyelenggara berperan sebagai operator jaringan dengan mentransmisikan program stasiun televisi lain secara terestrial menjadi satu paket layanan. Pengiriman sinyal gambar, suara, dan data oleh penyelenggara televisi digital memakai sistem transmisi digital dengan satelit atau yang biasa disebut sebagai siaran TV berlangganan. TVRI telah melakukan peluncuran siaran televisi digital pertama kali di Indonesia pada 13 Agustus 2008. Pelaksanaan dalam skala yang lebih luas dan melibatkan televisi swasta dapat dilakukan di bulan Maret 2009 dan dipancarkan dari salah satu menara pemancar televisi di Joglo, Jakarta Barat. Sistem penyiaran digital di Indonesia mengadopsi sistem penyiaran video digital standar internasional (DVB) yang dikompresi memakai MPEG-2 dan dipancarkan secara terestrial (DVB-T) pada kanal UHF (di Jakarta di kanal 40, 42, 44 dan 46 UHF) serta berkonsep gratis untuk mengudara. Penerimaan sinyal digital mengharuskan pengguna di rumah untuk menambah kotak konverter hingga pada nantinya berlangsung produksi massal TV digital yang bisa menangkap siaran DVB-T tanpa perlu tambahan kotak konverter. Selain siaran DVB-T untuk pengguna rumah, dilakukan uji coba siaran video digital berperangkat genggam (DVB-H). Siaran DVB-H menggunakan kanal 24 dan 26 UHF dan dapat diterima oleh perangkat genggam berupa telepon seluler khusus. Keutamaan DVB-H adalah sifat siaran yang kompatibel dengan layar telepon seluler, berteknologi khusus untuk menghemat baterai, dan tahan terhadap gangguan selama perangkat sedang bergerak. Jaringan DVB-H di Indonesia dipercayakan kepada jaringan Nokia-Siemens. Departemen Komunikasi dan Informasi merencakan untuk mengeluarkan lisensi penyiaran digital pada akhir tahun 2009 bersamaan dengan penghentian pemberian izin untuk siaran televisi analog secara bertahap. Pemerintah telah menetapkan peserta yang mendapat izin frekuensi sementara untuk menyelenggarakan uji coba DVB-T dan DVB-H di Jakarta yaitu :
Untuk DVB-T
Lembaga Penyiaran Publik TVRI
Konsorsium TV Digital Indonesia (KTDI) : SCTV, ANTV, TransTV, Trans7, TV One, Metro
Untuk DVB-H
Telkom Tbk (Telkomsel dan TelkomVision)
Mobile-8 Telecom Tbk (didukung oleh TV grup MNC : RCTI, Global, TPI)
Perangkat penerima yang akan mendukung uji coba siaran digital di Indonesia adalah Polytron dengan produk TV digital dan kotak konverter. Polytron akan mengeluarkan TV digital berukuran 21 inchi dan 29 inchi dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat Sistem penyiaran televisi digital yang ada di Indonesia dibagi berdasarkan kualitas penyiaran, manfaat, dan keunggulan TV Digital tersebut. TV Digital dalam perkembangannya memiliki karakteristik yang berbeda di tiap area penyiaran.
TV Digital memiliki hasil siaran dengan kualitas gambar dan warna yang jauh lebih baik dari yang dihasilkan televisi analog. Sistem televisi digital menghasilkan pengiriman gambar yang jernih dan stabil meski alat penerima siaran berada dalam kondisi bergerak dengan kecepatan tinggi. TV Digital memiliki kualitas siaran berakurasi dan resolusi tinggi. Teknologi digital memerlukan kanal siaran dengan laju sangat tinggi mencapai Mbps untuk pengiriman informasi berkualitas tinggi.
Manfaat penyiaran TV Digital
TV Digital digunakan untuk siaran interaktif. Masyarakat dapat membandingkan keunggulan kualitas siaran digital dengan siaran analog serta dapat berinteraksi dengan TV Digital. Teknologi siaran digital menawarkan integrasi dengan layanan interaktif dimana TV Digital memiliki layanan komunikasi dua arah layaknya internet. Siaran televisi digital terestrial dapat diterima oleh sistem penerimaan televisi tidak bergerak maupun sistem penerimaan televisi bergerak. Kebutuhan daya pancar televisi digital yang lebih kecil menyebabkan siaran dapat diterima dengan baik meski alat penerima siaran bergerak dalam kecepatan tinggi seperti di dalam mobil dan kereta. TV Digital memungkinkan penyiaran saluran dan layanan yang lebih banyak daripada televisi analog. Penyelenggara siaran dapat menyiarkan program mereka secara digital dan memberi kesempatan terhadap peluang bisnis pertelevisian dengan konten yang lebih kreatif, menarik, dan bervariasi. Siaran menggunakan sistem digital memiliki ketahanan terhadap gangguan dan mudah untuk diperbaiki kode digitalnya melalui kode koreksi error. Akibatnya adalah kualitas gambar dan suara yang jauh lebih akurat dan beresolusi tinggi dibandingkan siaran televisi analog. Selain itu siaran televisi digital dapat menggunakan daya yang rendah. Transmisi pada TV Digital menggunakan lebar pita yang lebih efisien sehingga saluran dapat dipadatkan. Sistem penyiaran TV Digital menggunakan OFDM yang bersifat kuat dalam lalu lintas yang padat. Transisi dari teknologi analog menuju teknologi digital memiliki konsekuensi berupa tersedianya saluran siaran televisi yang lebih banyak. Siaran berteknologi digital yang tidak memungkinkan adanya keterbatasan frekuensi menghasilkan saluran-saluran televisi baru. Penyelenggara televisi digital berperan sebagai operator penyelenggara jaringan televisi digital sementara program siaran disediakan oleh operator lain. Bentuk penyelenggaraan sistem penyiaran televisi digital mengalami perubahan dari segi pemanfaatan kanal ataupun teknologi jasa pelayanannya. Terjadi efisiensi penggunaan kanal frekuensi berupa pemakaian satu kanal frekuensi untuk 4 hingga 6 program. Siaran televisi digital terestrial dapat diterima oleh sistem penerimaan televisi analog dan sistem penerimaan televisi bergerak. TV Digital memiliki fungsi interaktif dimana pengguna dapat menggunakannya seperti internet. Sistem siaran televisi digital DVB mempunyai kemampuan untuk memanfaatkan jalur kembali antara IRD dan operator melalui modul Sistem Manajemen Subscriber. Jalur tersebut memerlukan modem,jaringan telepon atau jalur kembali televisi kabel, maupun satelit untuk mengirimkan sinyal balik kepada pengguna seperti pada aplikasi penghitungan suara melalui televisi. Ada beberapa spesifikasi yang telah dikembangkan, antara lain melalui jaringan telepon tetap (PSTN) dan jaringan berlayanan digital terintegrasi (ISDN). Selain itu juga dikembangkan solusi komprehensif untuk interaksi melalui jaringan CATV, HFC, sistem terestrial, SMATV, LDMS, VSAT, DECT, dan GSM.
Untuk DVB-T
Lembaga Penyiaran Publik TVRI
Konsorsium TV Digital Indonesia (KTDI) : SCTV, ANTV, TransTV, Trans7, TV One, Metro
Untuk DVB-H
Telkom Tbk (Telkomsel dan TelkomVision)
Mobile-8 Telecom Tbk (didukung oleh TV grup MNC : RCTI, Global, TPI)
Perangkat penerima yang akan mendukung uji coba siaran digital di Indonesia adalah Polytron dengan produk TV digital dan kotak konverter. Polytron akan mengeluarkan TV digital berukuran 21 inchi dan 29 inchi dengan harga yang dapat dijangkau masyarakat Sistem penyiaran televisi digital yang ada di Indonesia dibagi berdasarkan kualitas penyiaran, manfaat, dan keunggulan TV Digital tersebut. TV Digital dalam perkembangannya memiliki karakteristik yang berbeda di tiap area penyiaran.
TV Digital memiliki hasil siaran dengan kualitas gambar dan warna yang jauh lebih baik dari yang dihasilkan televisi analog. Sistem televisi digital menghasilkan pengiriman gambar yang jernih dan stabil meski alat penerima siaran berada dalam kondisi bergerak dengan kecepatan tinggi. TV Digital memiliki kualitas siaran berakurasi dan resolusi tinggi. Teknologi digital memerlukan kanal siaran dengan laju sangat tinggi mencapai Mbps untuk pengiriman informasi berkualitas tinggi.
Manfaat penyiaran TV Digital
TV Digital digunakan untuk siaran interaktif. Masyarakat dapat membandingkan keunggulan kualitas siaran digital dengan siaran analog serta dapat berinteraksi dengan TV Digital. Teknologi siaran digital menawarkan integrasi dengan layanan interaktif dimana TV Digital memiliki layanan komunikasi dua arah layaknya internet. Siaran televisi digital terestrial dapat diterima oleh sistem penerimaan televisi tidak bergerak maupun sistem penerimaan televisi bergerak. Kebutuhan daya pancar televisi digital yang lebih kecil menyebabkan siaran dapat diterima dengan baik meski alat penerima siaran bergerak dalam kecepatan tinggi seperti di dalam mobil dan kereta. TV Digital memungkinkan penyiaran saluran dan layanan yang lebih banyak daripada televisi analog. Penyelenggara siaran dapat menyiarkan program mereka secara digital dan memberi kesempatan terhadap peluang bisnis pertelevisian dengan konten yang lebih kreatif, menarik, dan bervariasi. Siaran menggunakan sistem digital memiliki ketahanan terhadap gangguan dan mudah untuk diperbaiki kode digitalnya melalui kode koreksi error. Akibatnya adalah kualitas gambar dan suara yang jauh lebih akurat dan beresolusi tinggi dibandingkan siaran televisi analog. Selain itu siaran televisi digital dapat menggunakan daya yang rendah. Transmisi pada TV Digital menggunakan lebar pita yang lebih efisien sehingga saluran dapat dipadatkan. Sistem penyiaran TV Digital menggunakan OFDM yang bersifat kuat dalam lalu lintas yang padat. Transisi dari teknologi analog menuju teknologi digital memiliki konsekuensi berupa tersedianya saluran siaran televisi yang lebih banyak. Siaran berteknologi digital yang tidak memungkinkan adanya keterbatasan frekuensi menghasilkan saluran-saluran televisi baru. Penyelenggara televisi digital berperan sebagai operator penyelenggara jaringan televisi digital sementara program siaran disediakan oleh operator lain. Bentuk penyelenggaraan sistem penyiaran televisi digital mengalami perubahan dari segi pemanfaatan kanal ataupun teknologi jasa pelayanannya. Terjadi efisiensi penggunaan kanal frekuensi berupa pemakaian satu kanal frekuensi untuk 4 hingga 6 program. Siaran televisi digital terestrial dapat diterima oleh sistem penerimaan televisi analog dan sistem penerimaan televisi bergerak. TV Digital memiliki fungsi interaktif dimana pengguna dapat menggunakannya seperti internet. Sistem siaran televisi digital DVB mempunyai kemampuan untuk memanfaatkan jalur kembali antara IRD dan operator melalui modul Sistem Manajemen Subscriber. Jalur tersebut memerlukan modem,jaringan telepon atau jalur kembali televisi kabel, maupun satelit untuk mengirimkan sinyal balik kepada pengguna seperti pada aplikasi penghitungan suara melalui televisi. Ada beberapa spesifikasi yang telah dikembangkan, antara lain melalui jaringan telepon tetap (PSTN) dan jaringan berlayanan digital terintegrasi (ISDN). Selain itu juga dikembangkan solusi komprehensif untuk interaksi melalui jaringan CATV, HFC, sistem terestrial, SMATV, LDMS, VSAT, DECT, dan GSM.
Bluetooth 3.0 Saingi kecepatan WiFi
Bluetooth SIG akhirnya mengumumkan detail awal spesifikasi Bluetooth 3.0. Format baru ini memiliki peningkatan kecepatan bandwidth sama dengan WiFi atau beberapa kali lebih cepat daripada Bluetooth 2.0.
Proses transfer akan dapat dilakukan dengan cepat. Bluetooth 3.0 juga akan mempunyai kemampuan membangun koneksi WiFi one-on-one dan mempunyai kecepatan transfer tinggi dengan menggunakan teknologi 802.11. dengan spesifikasi transfer tinggi, data besar seperti lagu atau video dapat ditransfer dengan waktu singkat. Bluetooth 3.0+ High Speed bekerja dengan menggunakan dua buah modul standar. Bluetooth untuk mentransfer data. Jika standar Bluetooth 3.0 telah diresmikan, nantinya ada banyak produsen perangkat digital yang akan menyertakan Bluetooth 3.0 built-in.
Proses transfer akan dapat dilakukan dengan cepat. Bluetooth 3.0 juga akan mempunyai kemampuan membangun koneksi WiFi one-on-one dan mempunyai kecepatan transfer tinggi dengan menggunakan teknologi 802.11. dengan spesifikasi transfer tinggi, data besar seperti lagu atau video dapat ditransfer dengan waktu singkat. Bluetooth 3.0+ High Speed bekerja dengan menggunakan dua buah modul standar. Bluetooth untuk mentransfer data. Jika standar Bluetooth 3.0 telah diresmikan, nantinya ada banyak produsen perangkat digital yang akan menyertakan Bluetooth 3.0 built-in.
Jumat, 15 Januari 2010
Laptop murah India
India menawarkan laptop murah seharga Rp.100.000-an!!! Pemerintah india berharap laptop ini bisa di pakai di 18 ribu sekolah tinggi dan 400 univesitas. Laptop ini akan dijual 500 Rupee atau seharga Rp. 121.373, Gila kan???
Laptop termurah ini di beri nama Sakshat ini terkait dengan misi pemerintah India senilai 46 milliar rupee untuk kesejahteraan generasi penerus bangsanya. Dan banyak tanggapan yang menyetujui ide ini seperti banyak penerbit buku di india yang akan menyumbangkan buku-buku terbitan mereka untuk mendukung perjuangan pemerintahnya.
Para peneliti yakin akan laptop ini benar- benar akan seharga Rp.100-ribuan walaupun sebenarnya biaya produksi satuannya sebesar Rp.220 ribuan tapi mereka percaya bahwa dengan memproduksi dalam jumlah masal maka harga yang akan didapat akan jauh bisa di tekan.
Laptop termurah ini di beri nama Sakshat ini terkait dengan misi pemerintah India senilai 46 milliar rupee untuk kesejahteraan generasi penerus bangsanya. Dan banyak tanggapan yang menyetujui ide ini seperti banyak penerbit buku di india yang akan menyumbangkan buku-buku terbitan mereka untuk mendukung perjuangan pemerintahnya.
Para peneliti yakin akan laptop ini benar- benar akan seharga Rp.100-ribuan walaupun sebenarnya biaya produksi satuannya sebesar Rp.220 ribuan tapi mereka percaya bahwa dengan memproduksi dalam jumlah masal maka harga yang akan didapat akan jauh bisa di tekan.
Selasa, 12 Januari 2010
All About Google
Demikian slogan yang terkenal dan mengarahkan pikiran kita pada Google. Mungkin kita berpikir slogan ini agak kontradiksi dengan beberapa isu berbau ‘evil’, seperti dikenalnya istiliah Google Hacking, atau kekhawatiran pelanggaran privasi
karena adanya Google Earth. Tetapi sebenarnya, slogan tersebut lebih mengarah ke budaya yang ingin di tanamkan Google, yang dapat menjadi inspirasi bagi kita. Slogan “Don’t be evil”, menekankan akan pentingnya kepercayaan dan citra diri, yang akan jauh lebih berharga untuk jangka panjang dibandingkan mengejar keuntungan jangka pendek semata, rupanya bukan hanya slogan kosong, karena hingga saat ini terbukti banyak layanan dan produk Google berhasil menancapkan citra yang kuat, sehingga kalau dulu kita hanya mengenal Google sebagai search engine yang handal (dan sekarang juga masih search engine yang handal), sekarang nama Google bukan hanya dikenal sebatas search engine. Kreativitas dan inovasi adalah salah satu keunggulan Google, jangan pernah takut mencoba, karena dari banyak percobaan kita akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Thomas Alva Edison memegang lebih dari 1000 hak paten, Google juga banyak memiliki karya dari yang populer sampai yang nyaris tidak dikenal. kita akan mengulas berbagai produk dan layanan Google dan mencoba memetik pelajaran yang bermanfaat, bagaimana Google mewujudkan idenya kedalam karya nyata.
Masih banyak layanan dari produk Google lainnya, tetapi cukup lah bagi kita untuk menyimpulkan bahwa di balik kesuksesan Google, sepak terjang Google bukannya tanpa rintangan, ada kerja keras, ada prinsip yang dipegang, ada strategi yang tepat, dan tentunya banyak kegagalan yang berbuah keberhasilan. Kreativitas dan inovasi tiada henti dari Google mungkin membuat kita bertanya, apa lagi yang sedang disiapkan dalam dapur Google untuk disajikan ke publik? Apakah game RPG dengan setting nyata di bumi yang didukung oleh Google Earth atau ide gila lainnya?. Semuanya rasanya mungkin saja terjadi, semakin banyak yang telah dilakukan Google, semakin besar kepercayaan publik. Dalam ruang lingkup yang lebih kecil, kita secara individu juga tidak jauh berbeda. Anda tentu juga memiliki segudang ide, jangan ragu berimajinasi, mengali, dan mencoba mewujudkannya, dan jika Anda percaya slogan Google merupaan salah satu kunci sukses, maka…. Don’t be evil ! [Joko Nurjadi-modf.]
karena adanya Google Earth. Tetapi sebenarnya, slogan tersebut lebih mengarah ke budaya yang ingin di tanamkan Google, yang dapat menjadi inspirasi bagi kita. Slogan “Don’t be evil”, menekankan akan pentingnya kepercayaan dan citra diri, yang akan jauh lebih berharga untuk jangka panjang dibandingkan mengejar keuntungan jangka pendek semata, rupanya bukan hanya slogan kosong, karena hingga saat ini terbukti banyak layanan dan produk Google berhasil menancapkan citra yang kuat, sehingga kalau dulu kita hanya mengenal Google sebagai search engine yang handal (dan sekarang juga masih search engine yang handal), sekarang nama Google bukan hanya dikenal sebatas search engine. Kreativitas dan inovasi adalah salah satu keunggulan Google, jangan pernah takut mencoba, karena dari banyak percobaan kita akan menghasilkan sesuatu yang lebih baik. Thomas Alva Edison memegang lebih dari 1000 hak paten, Google juga banyak memiliki karya dari yang populer sampai yang nyaris tidak dikenal. kita akan mengulas berbagai produk dan layanan Google dan mencoba memetik pelajaran yang bermanfaat, bagaimana Google mewujudkan idenya kedalam karya nyata.
Gmail :
Mungkin kita masih ingat saat layanan e-mail gratis berlomba-lomba memberikan kapasitas space yang lebih besar dari sebelumnya (sedikit mirip dengan perang tarif pulsa di Indonesia), hal yang menjadi pemicunya adalah kehadiran Gmail. Saat sebuah perusahaan ternama Google menawarkan layanan e-mail, tentunya membuat ketar-ketir kompetitornya. Padahal bisa dikatakan pelucuran layanan e-mail dari Google pada 1 April 2004 ini sudah dapat di diprediksi. Sebagai search engine yang sukses, tentunya cepat atau lambat Google akan berekspansi ke arah ini. Walaupun demikian, kelahiran Gmail bukanlah hal yang mudah, diperlukan waktu 7 tahun pengembangan sebelum Gmail di umumkan ke publik. Gmail memiliki banyak kelebihan dibandingkan layanan serupa, antara lain menawarkan POP3 dan IMAP gratis, tampilan webmail yang frendly dan interaktif dengan pemograman Ajax, serta kemampuan spam filter yang baik. Keunggulan yang tidak (atau jarang) dimiliki kompetitor ini langsung bagi penguna. Gmail adalah contoh layanan yang sukses karena berbeda dan dapat memberikan sesuatu yang lebih baik, walaupun sebelum kehadirannya, sudah terdapat banyak layanan e-mail yang populer.Google Earth :
Satu lagi layanan Google yang spektakuler, adalah Google Earth yang dikenal sejak tahu 2005. Perusahaan di belakang terciptanya engine Google Earth ini adalah Keyhole Inc, yang waktu itu menamakan engine-nya dengan earth Viewer. Keyhole Inc kemudian diakusisi oleh Google, disini kita harus angkat topi atas kejelian Google mengandeng Keyhole Inc dan mempopulerkan teknologi yang mencengangkan ini. Proses gabungan dari gambar via satelit, GIS (Geographical Information System) berbasis 3D, dan Aerial photography yang memungkinkan pengambilan gambar dari perspektif atau angle tertentu, merupakan proses inti dari Google Earth. Walau tidak selalu menampilkan objek dengan tampilan 3D, tetapi hal tersebut hanya masalah waktu dengan semakin banyaknya objek yang dapat dilihat 3D. Misalnya, pada Agustus 2007, kota Hamburg di Jerman menjadi kota pertama yang dapat dilihat komputer dan mengakses Google Earth, Anda dapat melihat dunia dari perspektif seekor burung yang terbang bebas. Google Earth kemudian melahirkan fitur-fitur lainnya seperti Googke Sky untuk melihat keluar angkasa, tersedia online pada URL http://www.google.com/sky. Contoh lainnya adalah Google penguna Ocean yang diperkenalkan pada Februari 2009, memungkinkan dengan Google Ocean Anda dapat melihat ke dasar laut, siapa tahu dengan Google Ocean Anda dapat menguak misteri monster Loch Ness atau segitiga bermuda? Tidak ketinggalan, Anda juga dapat melihat Mars di http://www.google.com/mars dan menyusul Neil Armstrong melihat bulan di http://www.google.com/moon.Google Notebook :
Google Notebook tidak ada hubungannya dengan perangkat keras notebook, pengertian notebook disini adalah secara harfiah, yaitu buku catatan. Walau tidak terlalu populer, tetapi ide Google Notebook ini menarik dan sebagian dari Anda mungkin merasakan layanan ini sangat membantu. Kondisi berikut menunjukkan kegunaan Google Notebook, bayangkan Anda membentuk kelompok belajar, katakanlah sebanyak 5-6 orang, masing-masing mencari bahan melalui internet sehingga terkumpul data yang siap diolah. Tanpa Google Notebook, mungkin setiap anggota kelompok menyimpan bahan-bahan yang ditemukannya ada sebuah dokumen, lalu saling bertukar dokumen dengan anggota lainnya melalui e-mail atau media komunikasi lainnya. Dengan google Notebook, yang dapat diakses pada URL http://www.google.com/notebook, dengan mudah Anda dapat menyimpan text, link, ataupun image pada browser ke dalam sebuah account Google Notebook yang dapat diakses oleh setiap anggota kelompok secara online. Anda juga dapat mengakses kapan dan di mana saja, sejauh Anda menemukan komputer yang memiliki koneksi internet. Untuk memudahkan browsing sambil mengunakan Google Notebook, Anda dapat men-download extension pada URL http://www.google.com/notebook/donwload, setelah extention tersebut terinstal, akan tampil sebuah icon Google Notebook pada kanan bawah Anda (extention ini tersedia untuk Mozilla Firefox dan Internet Explorer). Anda dapat memasukkan konten ke Google Notebook dengan klik kanan dan memilih menu Note this (Google Notebook). Saat ini perkembangan Google telah dihentikan, walaupun layananya masih tetap digunakan.Android :
Berbeda dengan kebanyakan layanan Google lain yang tidak jauh-jauh dari teknologi Internet. Android menawarkan sesuatu yang sama sekali berbeda: sebuah platform dan operating system open source untuk perangkat mobile!, seperti Google Earth. Android lahir setelah Google mengakuisisi perusahaan lain, kali ini bernama Android Inc. Fitur-fitur Android, antara lain mengunakan database, SQLite, mendukung jaringan GSM/EGDE, CDMA, EV-DO, UMTS, Bluetooth, dan Wi-Fi. Web browser yang tersedia dalam Android berbasis pada WebKit application framework. Dan bagi Anda pengemar multimedia, Android mendukung format-format seperti MPEG-4, H.264, Mp3, AAC, OGG, JPEG, dan lain sebagainya. T-Mobile G1 buatan HTC merupakan ponsel pertama yang mengunakan platform Android, dan akan menyusul perangkat-perangkat mobile dari perusahaan seperti Motorola, Huawei Technologies, Lenovo, Samsung dan lain-lain. Jeroan Android berbasis kernel Linux, sementara aplikasinya ditulis dengan C atau bahasa pemograman lainnya yang dapat di-compile dan berjalan pada arsitektur ARM. Tentu saja walaupun pasar operating system untuk perangkat mobile adalah ladang baru bagi Google, tetapi dapat dintegrasikan dengan layanan Google yang lain. Google jelas sudah memiliki visi bahwa teknologi internet akan merambah luas pada perangkat mobile.Knol :
Pada awal kemunculannya di Desember 2007, Knol sering disebut sebagai upaya untuk menyaingi Wikipedia. Konsepnya memang mirip, yaitu setiap kontributor dapat menciptakan artikel sendiri atau mengedit artikel dari kontributor lain. Per 16 Januari 2009, Google mengumumkan bahwa perkembangan Knol (http://knol.google.com/) telah mencapai 100.000 artikel, memang masih jauh ketinggalan dibandingkan http://en.wikipidia.org/, memiliki sekitar 2,7 juta artikel dalam bahasa Inggris, apalagi sekarang di penghujung 2009 tentu akan terus meningkat. Salah satu hal yang berbeda dengan Wikipedia, Knol mengijinkan kontributor lain menuliskan komentar, tapi kita justru akan menemukan banyak komentar yang mengandung promosi, atau bahkan memancing debat, membuat Knol seakan tidak tertata sebaik Wikipedia. Jelas, untuk saat ini Knol bukanlah Wikipedia killer.Google X :
Google X menawarkan search engine seperti biasanya, tetapi dengan tampilan animasi clock seperti pada operating system Max OS X. Google X yang dirilis pada tahun 2005 mungkin merupakan layanan Google yang tersingkat saat ini karena hanya berumur 1 hari. Walaupun demikian, sampai saat ini Anda masih dapat menemukan banyak web mirror Google X.Google Adsense :
Merupakan layanan yang menghebohkan dan bisa dibilang membuat marak bisnis mencari uang di Internet. Cara kerjanya mudah dan menunjukkan bagaimana sebuah ide sederhana ternyata berdampak dashyat saat telah berjalan. Berikut konsep dasarnya, si X memiliki website dan menampilkan iklan (dalam bentuk text, gambar, ataupun video) yang dikelola Google, yang bekerja sama dengan si Y sebagai pemasang iklan. Google akan memberikan revenue pada si X berdasarkan kriteria tertentu ( misalnya per-clik, per-action, per-sale, dan lain-lain). Konsep ini memang sebuah win-win solution bagi si X (pemilik website) maupun si Y (pemasang iklan), dan tentunya juga bagi Google sebagai penyelenggara. Merupakan hal yang positif jika yang terjadi adalah si X. berusaha memikat site-nya, tetapi sebagian yang lain memilih jalan pintas untuk mendapatkan revenue, dan terciptalah cara-cara yang tidak fair dan lebih merugikan seperti menciptakan zombie, spam, sampai dengan copy paste konten luar akan website-nya tampak atraktif.Google AdWords :
Pemahaman Adsense AdWords sering kali rancu, walaupun sebenarnya sederhana. Jika pada Google Adsense, pembahasannya lebih berat dari sisi X atau pemilik website, maka Google AdWords pembahasannya dari sisi Y atau pemasang iklan. Jadi, Google AdWords diperuntukkan bagi pemasang iklan yang ingin menampilkan iklannya pada website-website (si X). Anda sebagai pemasang iklan akan membayar Google saat seseorang mengklik iklan Anda. Kalimat yang mudah untuk membedakan Adsense dan AdWords adalah Google membayar kita saat kita menaruh Adsense pada website kita dan kita membayar Google saat kita menaruh AdWords pada Google.Picasa :
Picasa merupakan aplikasi untuk mengorganisasi dan mengedit foto digital, diciptakan oleh Idealab yang (lagi-lagi) diakuisisi oleh Google pada tahun 2004. Di tangan Google, Picasa menjadi freware yang bebas di-download dengan dukungan berbagai operating sistem populer. Fitur yang terdapat pada Picasa adalah fungsi-fungsi dasar pengeditan foto, slide show, ataupun integrasi dengan layanan online photo printing. Untuk layanan Internet, Google meluncurkan Picasa Web Album (PWA), yang merupakan aplikasi web photo sharing yang bisa dikatakan berkompetisi dengan Flickr. PWA mendukung kapasitas penyimpanan gratis hingga 1 GB, juga memperkenalkan fungsi face reeognition yang menerapkan teknologi yang dibuat oleh Neven Vision (yang juga diakuisisi Google).Blogger :
Sebuah blog host yang sangat popular milik Google. Diciptakan oleh Pyra Labs yang meluncurkannya pada tahun 1999, yang kemudian dibeli oleh Google pada tahun 2003. Penguna dapat membuat blog hanya dengan tiga langkah mudah seperti yang tertulis pada blogger.com, juga dapat menentukan nama subdomain dengan domain utama pada blogspot.com, sehingga blog Anda akan bernama[nama_subdomain].blogspot.com. pertanyaan menarik, mengapa blogger baru sukses setelah berada di tangan Google?. Selain karena nama besar Google dan marketing-nya. Blogger juga didukung dengan layanan Google yang lain seperti Adsense, tidak mengherankan jika sebahagian orang mungkin memiliki anggapan bahwa blogspot.com adalah tempatnya menampilkan iklan. Dari sisi engine, Blogger mempertahankan interaksi yang friendly, misalnya dalam mengatur layout dan menambahkan elemen/widget, walaupun untuk menampilkan beberapa fitur harus sedikit repot melakukan modifikasi HTML/CSS, misalnya untuk menampilkan menu header-nya sebagai CMS yang dapat digunakan secara bebas. Entah apakah suatu saat Google tertarik terjun berkompetisi dengan CMS popular seperti WordPress, Joomla, dan seterusnya.Google Chrome :
Google juga masuk dalam kompetisi ketat web browser, dengan meluncurkan Google Chrome untuk pertama kali di September 2008. Strategi pengembangan Chrome ditekankan pada keunggulan kecepatan, keamanan, dan kestabilan, selain tentunya interface yang menarik. Saat ini, Chrome berhasil merebut market sekitar 1% sebagai web brower yang paling banyak digunakan, hal ini sudah merupakan prestasi luar biasa sebagai web browser yang baru seumur jagung, dan hanya berada dibawah interface Internet Explorer, Mozilla Firefox, dan Safari. Walaupun demikian, ada satu hal yang cukup ditunggu pada Chrome tetapi baru akan diimplementasikan kemudian, yaitu Google Chrome Exstensions.Google Code Search :
Layanan ini khusus bagi para programer, yaitu layanan pencarian kode program open source yang terdapat di Internet. Mungkin karena digunakan oleh programer, maka pencarian pada search engine ini dapat mengunakan regex (reguler expression).Google Docs :
Berawal dari aplikasi word processor bernama Writely (dibuat oleh perusahaan bernama Upstartle) dan aplikasi Google Spreadsheets, kolaborasi dua produk ini kemudian melahirkan aplikasi office online (word processor, spreadsheet, dan presentation) berbasis web yang dinamakan dengan Google Docs. Google Docs memungkinkan antar penguna membuat dan mengedit dokumen secara bersamaan, sehingga masing-masing penguna tidak perlu bekerja offline: memiliki dokumen yang terpisah, meng-update-nya, dan mengabungkannya kembali. Dengan Google Docs, cukup dibutuhkan satu dokumen untuk semua. Walaupun secara default. Dokumen di simpan pada server Google. Google Docs juga mendukung penyimpanan dokumen pada komputer penguna.Google Apps :
Dari berbagai layanan dan produk yang ada. Google lalu mengabungkannya kedalam sebuah layanan yang dinamakan dengan Google Apps. Termasuk di dalamnya adalah Gmail, Google Calender, Google Docs, Google Talk, dan Google Sites. Google Apps termasuk dalam kategori online office suite, atau istilah lain yang digunakan adalah Office 2.0, dengan penekanan pada sentralisasi (dari sisi data maupun aplikasi), kolaborasi dan sharing antar penguna. Hanya saja karena Google Apps menyediakan paket lengkap, maka cakupan pengunanya juga lebih luas, dari individu, institusi pendidikan, atau perusahaan. Mungkin permasalahan abadi yang terdapat pada sistem online seperti ini adalah mengenai keamanan data, tentu kita akan lebih merasa aman dan tenang menyimpan benda berharga di rumah sendiri dibandingkan rumah tetangga (baca:remote server) walaupun rumah tetangga diklaim memiliki tingkat keamanan yang tinggi.YouTube :
YouTube yang terkenal dengan video sharingnya, dibeli Google pada November 2008. Sampai saat ini Google tidak mengubah nama YouTube yang sudah kadung terkenal, dan memang YouTube meraih popularitasnya bukan karena Google.Masih banyak layanan dari produk Google lainnya, tetapi cukup lah bagi kita untuk menyimpulkan bahwa di balik kesuksesan Google, sepak terjang Google bukannya tanpa rintangan, ada kerja keras, ada prinsip yang dipegang, ada strategi yang tepat, dan tentunya banyak kegagalan yang berbuah keberhasilan. Kreativitas dan inovasi tiada henti dari Google mungkin membuat kita bertanya, apa lagi yang sedang disiapkan dalam dapur Google untuk disajikan ke publik? Apakah game RPG dengan setting nyata di bumi yang didukung oleh Google Earth atau ide gila lainnya?. Semuanya rasanya mungkin saja terjadi, semakin banyak yang telah dilakukan Google, semakin besar kepercayaan publik. Dalam ruang lingkup yang lebih kecil, kita secara individu juga tidak jauh berbeda. Anda tentu juga memiliki segudang ide, jangan ragu berimajinasi, mengali, dan mencoba mewujudkannya, dan jika Anda percaya slogan Google merupaan salah satu kunci sukses, maka…. Don’t be evil ! [Joko Nurjadi-modf.]
Senin, 11 Januari 2010
Samsung Rilis OS Mobile
Samsung telah mengumumkan platform OS open source terbaru bernama bada. OS Samsung bada akan ditandingkan dengan platform open source yang telah ada, seperti Android dan LiMO.
SDK OS bada ini sendiri dirilis Samsung Desember 2009 yang lalu. Smart-phone Samsung yang menggunakan bada, diperkirakan akan hadir di pertengahan tahun 2010. Samsung tampaknya secara perlahan tidak akan lagi menggunakan OS Windows Mobile, Symbian atau bahkan Android. Samsung membuat user interface bada lebih atraktif, dan desain intuitif untuk developer. Samsung bada merupakan framework user interface generasi selanjutnya, dengan fitur desain yang fleksibel untuk setiap aplikasi di bada.
SDK OS bada ini sendiri dirilis Samsung Desember 2009 yang lalu. Smart-phone Samsung yang menggunakan bada, diperkirakan akan hadir di pertengahan tahun 2010. Samsung tampaknya secara perlahan tidak akan lagi menggunakan OS Windows Mobile, Symbian atau bahkan Android. Samsung membuat user interface bada lebih atraktif, dan desain intuitif untuk developer. Samsung bada merupakan framework user interface generasi selanjutnya, dengan fitur desain yang fleksibel untuk setiap aplikasi di bada.
Minggu, 10 Januari 2010
Google Go
Berita besar untuk para pengembang software, Google baru saja mengumumkan rilis terbarunya, bahasa pemrograman open source yang disebut Go. Google mengatakan bahwa Go adalah eksperimental. Menggabungkan kinerja serta manfaat keamanan yang terintegrasi dengan penggunan bahasa yang dikompilasi, seperti C++, dengan kecepatan bahasa dinamis seperti Python.
Langganan:
Postingan (Atom)























