Selasa, 25 Januari 2011

Crop Circle Di Bantul

Belum reda kehebohan warga Yogyakarta akan fenomena crop circle yang muncul di area persawahan di Sleman, warga kembali dikejutkan dengan adanya penemuan crop circle lainnya
yang ada di persawahan di Desa Wanujoyo, Kecamatan Piyungan, Bantul. Crop circle itu memakan 2 petak sawah yang panjangnya masing-masing 30 meter dan selebar 10 meter. Bulir-bulir padi di Bantul ini sekitar 2 minggu lagi akan panen. Formasi rebahan padi ke arah selatan.




Berbeda dengan crop circle yang di Berbah, Sleman, yang memiliki pola crop circle yang rapi, pola crop circle di Bantul ini ada yang tidak beraturan, tidak rapi. Tampak dua lingkaran dalam crop circle ini, lingkaran besar dan lingkaran kecil. Lingkaran kecil tampak terbentuk rapi, namun lingkaran besar belum rapi. Tak tampak bentuk jelas dari crop circle ini, karena jauh dari tempat menonton di Bukit Patuk, sekitar 1 kilometer. Lokasi crop circle Bantul ini letaknya 200 meter dari Simpang Tiga Pasar Piyungan, tepatnya di sebelah timur Jalan Raya Piyungan, Prambanan. Sekitar 50 meter di sebelah utara sudah terdapat rumah penduduk.




Usai hujan deras kondisi sawah dan pematangnya becek. Ratusan warga yang menonton dari dekat sehingga banyak batang padi yang roboh. Menurut seorang warga, sang pemilik sawah sebenarnya sudah melihat adanya padi yang roboh ini beberapa hari sebelum adanya  penemuan crop circle di Sleman. Hingga kini, warga masih berdatangan untuk melihat fenomena misterius ini. Polisi pun membentangkan garis polisi untuk menjaga agar padi tidak rusak karena antusiasme warga. [ASW/Vin/nwk/nrl-modf.]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar