Minggu, 25 Oktober 2009

Gigabyte tantang EEE PC

GIGABYTE MERUPAKAN perusahaan komputer terakhir yang akan merilis notebook mungil dan akan bersaing langsung dengan ASUS Eee PC. Sebelumnya Everex dengan Cloudbook dan Acer yang akan merilis notebook murah. Tanpa memberikan detail lengkap, Gigabyte mengatakan bahwa notebook imut ini akan menggunakan platform Intel Shelton 1.6GHz, single-core CPU dengan komsumsi energi yang irit, hanya 8 watt. Nantinya notebook mini Gigabyte ini akan memiliki layar sebesar 7 inci sampai dengan 8 inci, tergantung pada desain akhir. Sama dengan ASUS, operating system yang digunakan nantinya akan dibuat sendiri oleh Gigabyte. Gigabyte juga berencana untuk menggunakan processor handheld Intel Menlow untuk UMPC Gigabyte terbaru dan perangkat digital portabel yang dapat menggunakan Intel Mobile Internet Device (MID). Pengapalan notebook mini dari Gigabyte ini akan dimulai pada Juni 2008, kemudian MID serta UMPC pada April 2008. Genderang perang notebook murah sudah dipukul, dan semoga semakin banyak produk notebook murah dengan kualitas baik.

Hacker manfaatkan bug di DRM Windows


Microsoft mengatakan bahwa mereka akan menambal sebuah celah di software anti pembajakan buatan pihak ketiga yang di-bundled dengan operating system Windows. Sebuah celah kritis pada DRM Windows yang akan segera dibenahi ini cukup membahayakan pengguna. Apalagi jika komputer yang digunakan tidak dilindungi dengan sistem keamanan yang baik.
Tindakan Microsoft dilakukan karena para hacker telah memanfaatkan celah ini untuk keuntungan pribadi dan ironisnya Microsoft telah mengetahui terdapat lubang di DRM Windows sejak lama. Celah dengan nama “secdrv.sys” atau lebih dikenal dengan nama Macrovision Security Driver merupakan bagian dari skema keamanan SafeDisc tidak lainadalah sebuah skema keamanan yang dilisensikan ke para pengembang game. Macrovision Security Driver adalah sebuah driver yang dikembangkan oleh Macrovision dan terdapat pada operating system Windows Server 2003, Windows XP dan Windows Vista. Microsoft mengatakan akan segera membenahi lubang pada DRM sebelum banyak pengguna yang dirugikan dan sambil menunggu update Windows, Microsoft menyarankan agar pengguna men download versi terakhir driver macrovision, khususnya pengguna Windows XP dan Windows Server 2003. Macrovision membundel software SafeDisc DRM ke pengembang game dan merupakan bagian dari Automatic Asymmetric Code Blending. Microsoft tidak menjelaskan secara rinci kapan mereka kan menambal celah di driver Macrovision, jadi kita tunggu saja. Akhir-akhir ini DRM Windows kerap diliputi masalah. Sistem keamanan yang rapuh, disinyalir menjadi penyebab DRM sering sekali dimanfaatkan oleh para hacker untuk mencuri data pribadi ataupun sekadar menyebar virus berbahaya.

VMware Fusion 1.1

Untuk kali pertama, Anda dapat membuat sekaligus menjalankan aplikasi virtual di Mac berbasiskan Intel. WALAUPUN LEOPARD dirilis dengan menghadirkan aplikasi Boot Camp, tetap saja masih banyak pengguna Mac yang setia dengan aplikasi VMware Fusion dengan fi tur uniknya, Unity. Untuk meningkatkan persaingan dengan kompetitornya, VMware kembali merilis Fusion 1.1, sebuah peningkatan dengan penambahan banyak fi tur. Seperti diharapkan banyak pengguna Mac, VMware Fusion 1.1 sekarang sudah mendukung operating system terbaru Mac, Leopard. Bukan hanya itu, tampilan grafis 3D lebih baik dengan dukungan DirectX 9.0 tidak lupa disertakan. Vmware 1.1 juga mendukung operating system Windows XP dan Vista dengan performa dan kecepatan lebih baik. Menurut VMware, kelebihan VMware Fusion 1.1 dari Boot Camp adalah kemampuan untuk mengakses virtual machine Windows secara real time. Anda tidak perlu mematikan Mac dan reboot ke Windows setiap Anda ingin menggunakan aplikasi Windows. Cukup gunakan tool Unity dan aplikasi Windows serta Mac akan hadir bersamaan. Dengan kata lain, jika Anda pengguna dual-booting, dapat selalu menggunakan fi tur Importer untuk menciptakan virtual machine. Selain itu, VMware 1.1 memiliki kemampuan menjalankan aplikasi Outlook dengan menyinkronisasikannya dengan iPhone di Windows virtual machine. Tidak kalah penting, Vmware 1.1 dapat mem-burn CD atau DVD menggunakan optical drive milik Mac melalui virtual machine.

Yahoo! Messenger 9.0


Banyak pengguna Yahoo! Messenger yang menunggu dirilisnya versi baru dengan performa lebih baik, serta tampilan GUI lebih menawan dan performa lebih meyakinkan. Banyak juga pengguna Yahoo! Messenger yang menginginkan fi tur tabbed windows di versi terbaru. Ternyata penantian banyak pengguna Yahoo Messenger sudah terjawab.
Yahoo! Messenger 9.0 untuk operating system Windows XP dan Vista telah hadir. Hebatnya aplikasi baru ini memliki fitur tabbed windows. Yahoo! Messenger versi 9.0 untuk Vista tampilannya benar-benar berubah. Tombol-tombol dan fi tur yang disertakan semakin beragam. Yahoo! Messenger 9.0 juga terintegrasi dengan gadget bar milik Vista. Fitur lainnya termasuk kemampuan merubah tampilan contact list. Fitur In-line Media Player membuat Anda dapat mengirimkan gambar, video, dan alamat URL ke anggota Yahoo! Mesenger lainnya. Yahoo! mengatakan, mereka akan mempertahankan tampilan versi baru untuk Vista dan versi 9.0 untuk XP juga sudah dapat digunakan. Yahoo! Messenger merupakan salah satu aplikasi “ngobrol” yang paling ba nyak digunakan. Yahoo! Messenger telah menghubungkan lebih dari 94 juta orang di seluruh dunia.

IBM, Toshiba, dan AMD bangun CPU 32NM

TOSHIBA mengungkapkan akan bekerja sama dengan IBM untuk mengembangkan processor 32 nanometer. Raksasa elektronik Jepang itu juga akan bekerja sama dengan AMD, Samsung dan firma teknologi lainnya dan bergabung dengan IBM Semiconductor Alliance untuk memproduksi CPU dan chip lainnya berbasiskan proses perakitan yang lebih kecil. Nantinya teknologi komponen-komponen processor yang telah dikembangkan antarfirma teknologi tersebut, akan dibagi untuk pengembangan processor masa depan, seperti processor Cell milik IBM yang digunakan di PlayStation 3 dan AMD Phenom milik AMD.

Seagate rilis Hard Drive penuh Virus

Sekitar 1800 hard drive eksternal buatan Seagate terinfeksi virus yang mengirimkan informasi pribadi ke sebuah server di China. Untuk para maniak game, sebaiknya berhati-hati. JIKA ANDA membeli salah satu hard drive Seagate Maxtor Basic, sebaiknya diperiksa terlebih dahulu, kemungkinan terdapat virus di dalamnya, khususnya Anda yang gemar main game. Seagate memperingatkan sejumlah hard drive Maxtor Basic Personal Storage 3200 yang baru saja dikapalkan terdapat virus Win32.AutoRun.ah, sebuah virus yang tugasnya mencari password para gamer yang sedang bermain game secara online dan kemudian mengirimkan password tersebut ke sebuah server di Cina. Seagate juga menambahkan hanya hard drive yang dibeli sejak Agustus 2007 yang terkena infeksi ini. Seagate menyalahkan sebuah pabrik perakitan dari China (Seagate tidak menyebutkan namanya) yang merakit hard drive Maxtor. Seagate telah belajar dari pengalaman, di mana ketika itu vendor antivirus Kaspersky telah merilis laporan bahwa hard drive Maxtor Basic yang telah dijual beberapa bulan lalu di Belanda dan Taiwan terdapat virus berbahaya. Harian Taipei Times juga melaporkan bahwa distributor Seagate dari Taiwan, Xander International telah menemukan sekitar 1800 hard drive Maxtor Basic 500 GB telah terinfeksi virus. Semua hard drive tersebut rakitan Thailand. Sebagai solusi kepada penggunanya, Seagate menawarkan software antivirus Kaspersky dengan lisensi trial selama 60 hari. Cara kerja virus berbahaya ini dengan men-scan hard drive untuk mencari informasi password dan data pribadi lainnya di game World of Warcraft dan juga beberapa game online dari China seperti QQ, WSGame, dan AskTao.

Virus komputer sambangi NASA

Sepertinya Virus komputer sekarang ini mulai menjamah ke area yang sebelumnya tidak pernah dijamah, Stasiun Luar Angkasa Internasional. Virus computer yang dikenal dengan nama W32.Gammima ini telah ditemukan pada sebuah laptop yang biasa digunakan oleh para astronot untuk mengirim e-mail Mission Control di Texas. Setelah berhasil ditemukan, NASA berkerja keras agar komputer yang terinfeksi virus tersebut tidak terhubung dengan Internet atau kontrol stasiun luar angkasa. Agar tidak ada informasi penting yang dibawa oleh virus terebut ke pembuatnya yang berada di bumi. Diperkirakan hinggapnya virus komputer pada laptop NASA akibat sebuah flash drive USB yang terhubung dengan laptop NASA.